CIAMIS, PORTALOKA.ID - Kabupaten Ciamis kembali kehilangan putra terbaiknya, Raden Nugraha Kusumah.
Raden Nugraha Kusumah merupakan keturunan Bupati Galuh, Raden Adipati Arya Kusumadiningrat.
RAA Kusumadiningrat sendiri merupakan Bupati Galuh Ciamis yang berkuasa pada tahun 1839-1886.
Raden Nugraha Kusumah atau yang akrab disapa Kang Gaha menghembuskan nafas terakhirnya pada Minggu, 3 November 2024 pukul 04.30 WIB.
Baca Juga: Gerindra Ciamis Totalitas Menangkan Herdiat-Yana di Pilkada 2024
Kang Gaha semasa hidupnya banyak berkiprah dalam menghidupkan kembali budaya Galuh. Almarhum juga merupakan salah satu penggiat Kebudayaan di Dewan Kebudayaan Ciamis.
Dalam kurun dua tahun Kang Gaha selain aktif dalam kebudayaan, ia juga aktif di kegiatan syiar Islam melalui wadah Persatean Pesantren Ortodoks Kabupaten Ciamis.
"Kami kehilangan sahabat terbaik yang selama ini mewarnai perjalanan dakwah berkearifan lokal Galuh. Semoga arwahnya diberikan kenikmatan di sisi-Nya. Kami menjadi saksi beliau ada termasuk orang baik," ujar Apang Mustopa sahabat sejak mudah hingga akhirnya hayatnya.
Baca Juga: Ditengah Banjir Prestasi, KPK Kirim Utusan Budi Waluya Jadi Pj Bupati Ciamis
Menurut Apang, dua tahun terakhir, almarhum mendalami agama Islam untuk meningkatkan keimanan. Usia tua tidak membuat dia menyerah dalam mengaji.
"Banyak kenangan yang indah semasa hidupnya. Beliau sangat dermawan dan familiar, someah dan tak pernah marah dikritik. Sosoknya mewakili rundayan Adipati Kusumadiningrat," tambah Apang.
Raden Nugraha telah memperkenalkan beberapa pusaka warisan Adipati Aria Kusumadiningrat. Selama penyebaran Islam di Galuh, Adipati Aria Kusumadiningrat membawa senjat cis alias pedang khusus untuk menandai Syiar Islam.
"Kami menempatkan almarhum sebagai sesepuh yang menjadi simbol keluarga besar Situs Jambansari. Setahun ini kami kehilangan dua sosok budayawan, Raden Hanif Radinal, Wawakil Raja Galuh dan Raden Nugraha Kusumah yang mewakili Yayasan Kusumadiningrat," ujar Apang. ***