berita

Kronologi Sapi Limousin Bobot 1,5 Kuintal Mengamuk Kabur dari Kandang Lalu Tercebur Sumur di Manisrenggo, Klaten

Rabu, 2 Oktober 2024 | 06:02 WIB
Seekor sapi milik Sunardi, warga RT 6, RW 3, Dukuh Kersan, Desa Tijayan, kecamatan Manisrenggo mengamuk lalu kabur dari kandangnya. (Tim Portaloka.id)

KLATEN, PORTALOKA.ID - Seekor sapi milik Sunardi, warga RT 6, RW 3, Dukuh Kersan, Desa Tijayan, kecamatan Manisrenggo mengamuk lalu kabur dari kandangnya.

Sapi jenis limousin itu kemudian tercebur ke dalam sumur. Sebelum masuk sumur, sapi sempat lari ke jalanan dan berkeliaran di kebun.

Peristiwa sapi masuk sumur itu terjadi di Dukuh Karanganyar, Desa Tijayan, Kecamatan Manisrenggo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Selasa, 1 Oktober 2024.

Ketua RW 3, Dukuh Kersan, Nugroho Basuki menceritakan awal mula kejadian sapi masuk sumur itu. Sapi lepas dari kandang sekitar pukul 08.30 WIB lalu lari di jalanan desa dan kebun. Jarak dari kandang hingga sumur sekitar 150 meter.

Baca Juga: Sapi Limousin Mengamuk Lepas dari Kandang Tercebur Sumur Sedalam 7 Meter di Manisrenggo, Klaten, Begini Kondisinya saat Diselamatkan oleh Damkar

"Saya sempat hadang tapi sapi malah lewat sebelah barat rumah. Saya kira sapinya mau turun ke  pinggir sungai ternyata enggak," kata Nugroho Basuki.

"Setelah itu, saya dengar suara keras seperti seng jatuh, ternyata sapinya masuk ke sumur," imbuhnya.

Nugroho Basuki menuturkan sumur itu adalah milik Ngatijo dengan kedalaman sekitar 7 meter. Sumur tersebut masih digunakan untuk mengambil air kebutuhan sehari-hari.

"Sumur hanya ditutup menggunakan seng. Setiap hari masih dipakai. Ya nanti diberi papan atau bambu supaya kalau terinjak atau ada beban bisa nahan untuk antisipasi," ucapnya.

Baca Juga: 4 Fakta Sapi Berbobot 3 Kuintal Milik Warga Jatinom, Klaten Tercebur Sumur Sedalam 16 Meter, Proses Evakuasi Dramatis hingga Kondisi saat Diangkat

Sementara itu, markas Damkar Klaten mendapatkan laporan sapi tercebur sumur pukul 11.40 WIB. Regu 1 kemudian berangkat ke lokasi untuk mengevakuasi sapi.

Damkar Klaten dibantu TRC BPDB, warga dan relawan Manisrenggo mengevakuasi sapi berbobot 1,5 kuintal itu.

"Sapi itu milik Sunardi. Selesai penanganan pukul 13.40 WIB. Sumur diameter sekitar 140 sentimeter," ucap Kabid Pemadaman Satpol-PP dan Pemadam Kebakaran Pemkab Klaten, Sumino saat ditemui Portaloka.id di lokasi.

"Proses evakuasi menggunakan teknik vertical rescue untuk mengangkat sapi itu dari dalam sumur. Evakuasi butuh waktu 1 jam," tutur Sumino.

Baca Juga: Kronologi Sapi Berbobot 3 Kuintal Milik Warga Jatinom, Klaten Tercebur Sumur Sedalam 16 Meter, Berawal dari Pagar Pembatas yang Tak Kuat

Vertical rescue merupakan teknik khusus dalam operasi SAR, yaitu teknik memindahkan korban pada medan terjal dari tempat tinggi ke tempat yang lebih rendah atau sebaliknya.

Vertical rescue biasanya dilakukan apabila korban dengan penyelamat terdapat jarak vertical yang jauh dan hanya bisa dijangkau dengan peralatan katrol yang dibuat untuk penyelamatan.

Sapi berhasil evakuasi dalam kondisi selamat. Namun, sapi mengalami luka pada bagian paha sebelah kiri. Selanjutnya sapi diserahkan kepada pemiliknya. ***

Tags

Terkini