"Nak videoin ini, mama mau ini kereta," ujar wanita tersebut sebelum tewas tersambar kereta.
"Eh entong (jangan)," jawab anak dalam bahasa Sunda yang tak ikut mendekati rel kereta.
Anak tersebut akhirnya merekam dan memberikan ponselnya kepada sang ibu.
Beberapa saat kemudian, bocah itu meneriaki ibunya, memberi peringatan bahwa akan ada kereta yang melintas.
Dalam hitungan detik, kereta langsung menyambar ibu tersebut dan ponsel pun jatuh ke tanah.
Seketika itu juga, sang anak yang mengenakan baju merah berlari dan meneriaki ibunya yang tewas tertabrak kereta.
Kapolsek Kotabaru, Iptu Suherlan mengatakan, peristiwa tragis tersebut saat keempat korban tengah bermain di rel kereta usai berolahraga.
Kemudian melintas kereta dari arah Cirebon ke Jakarta.
Mereka lalu beranjak dari atas rel dan menyeberang ke rel lainnya.
Nahas, ternyata saat itu juga ada kereta dari arah Jakarta yang melintas bersamaan.
Keempat korban pun tak bisa menghindar hingga akhirnya tertabrak.
Identitas keempat korban, yakni Anita Andiri (37), Muhamad Al Ikhsan (7), Ted Alfarizi (7), dan Sahaman (65).
***