Sehingga katanya, tim pemadam kebakaran harus berjalan kaki untuk menuju ke atas bukit .
Kemudian pemadaman api dilakukan secara manual.
"Jarak dari jalan raya jauh, tidak bisa dijangkau menggunakan kendaraan roda empat maupun doa. Jadi kita ke atas jalan kaki mencoba pemadaman secara manual," ucapnya.
Lebih lanjut kata Nevo sebagian besar yang terbakar berupa sampah daun kering yang menupuk.
Adapun penyebabnya belum diketahui secara pasti.
"Nah yang terbakar sebagian besar sampah daun kering yang menumpuk. Untuk penyebabnya belum diketahui," ujarnya.
Meski penjinakan api dengan cara manual, kebakaran dapat dihentikan oleh tim Damkar Kulon Progo.
***