"Proses pemadaman satu jam dikuasai, dilokalisir."
"Kita juga dibantu satu unit pancar damkar Boyolali," kata Irwan Santosa.
Akibat peristiwa tersebut, 4 karyawan produksi kerupuk dilarikan ke rumah sakit PKU Muhammadiyah Delanggu lantaran mengalami sesak nafas.
Mereka menghirup asap kebakaran saat hendak menyelamatkan bahan baku kerupuk.
"Bahan baku kerupuk mudah terbakar, jadi saat mengeluarkan barang tersebut dia sempat menghirup asap tebal."
"Nafas agak sesak dan dibawa ke pku Delanggu ada 4 orang, namun tidak ada kendala, nafas sudah membaik."
"Menurut keterangan korban kerugian seratus juta rupiah," kata Kapolsek Polanharjo, AKP Abdillah.
Akibat dari kebakaran tersebut seluruh bangunan tempat produksi kerupuk ludes terbakar.
Pemilik tempat produksi kerupuk mengalami kerugian sekitar Rp 100 juta. ***