Sekira pukul 10.45 WIB, seorang warga yang berada di luar rumah melihat asap putih tebal membumbung tinggi dari atas dapur korban.
Saksi langsung berteriak dan memberitahu korban yang saat itu masih berada di rumah duka.
“Mendapat kabar tersebut, korban langsung pulang dan mendapati api sudah membesar."
"Ketua RT setempat kemudian melaporkan kejadian ini ke piket Polsek Bojong,” tambah Ipda Warsito.
Baca Juga: Jadwal Lengkap Rekrutmen PPPK 2025 Kementerian HAM, Tersedia 500 Formasi, Daftar Yuk!
Personel Polsek Bojong langsung meluncur ke lokasi sambil menghubungi Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Pekalongan.
Sambil menunggu armada Damkar tiba, polisi bersama warga sekitar berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya agar tidak merembet ke bangunan utama.
"Api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekira pukul 12.30 WIB setelah tim Damkar tiba di lokasi."
"Ruang dapur berukuran 7x5 meter persegi ludes terbakar."
Baca Juga: Menkum: Disusun 63 Tahun, KUHP Baru Resmi Gantikan Warisan Hukum Kolonial Belanda
"Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," jelasnya.
Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan barang bukti berupa 1 buah tabung gas elpiji 3 kg dan 1 buah kompor gas warna hitam yang sudah hangus terbakar.
Ipda Warsito menyayangkan kejadian ini dan mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati serta waspada, terutama saat beraktivitas di dapur.
"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, pastikan kompor dalam keadaan mati sebelum meninggalkan rumah."