berita

Bakar Kain dan Foto, ODGJ di Wedi Klaten Dievakuas ke Rumah Sakit, Polisi Amankan Senjata Tajam dari Dalam Kamar

Rabu, 17 Desember 2025 | 10:55 WIB
Aparat Polsek Wedi, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah bersama Sat Samapta Polres Klaten mengevakuasi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Dukuh Gajihan, Desa Pandes, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten. (Dok HUmas Polres Klaten)

PORTALOKA.ID - Aparat Polsek Wedi, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah bersama Sat Samapta Polres Klaten mengevakuasi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) berinisial W.

W dievakuasi dari rumahnya di Dukuh Gajihan, Desa Pandes, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten setelah bertindak membahayakan terhadap keluarga, Selasa, 16 Desember 2025.

Kapolsek Wedi, AKP Sugiharto menjelaskan ibu kandung W datang ke Polsek mengadukan perilaku agresif anaknya sejak pagi hari.

Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa W membakar kain milik pelanggan jahit serta album foto keluarga, sebelum akhirnya melakukan kekerasan terhadap orang tuanya.

Baca Juga: Pria Penderita Stroke Bingung dan Tersesat di Delanggu Klaten, Polisi Evakuasi Antar Pulang ke Rumah

"Yang bersangkutan dilaporkan membakar kain milik pelanggan jahit dan sejumlah barang di dalam rumah."

"Saat dinasihati oleh orang tuanya, justru melakukan pemukulan dan mengancam dengan senjata tajam, sehingga kami segera mengambil langkah evakuasi," ucap AKP Sugiharto.

Berdasarkan laporan tersebut, Polsek Wedi berkoordinasi dengan Sat Samapta Polres Klaten untuk melakukan evakuasi.

Saat petugas tiba di lokasi, ODGJ tersebut mengunci diri di dalam kamar dan menolak berkomunikasi.

Baca Juga: Kapolres Klaten Cek Jalur Mudik Nataru 2026 hingga Kawasan Wisata Prambanan

Petugas mendapatkan informasi bahwa situasi di dalam kamar cukup berbahaya karena terdapat sejumlah senjata tajam yang disimpan oleh W.

Seluruh senjata tersebut langsung diamankan setelah proses evakuasi.

"Di dalam kamar ditemukan beberapa senjata tajam."

"Seluruhnya sudah diamankan untuk mencegah risiko lanjutan, baik terhadap keluarga maupun petugas," tuturnya.

Halaman:

Tags

Terkini