3. Sempat Hampir Senggolan di Caturtunggal
Abdul bilang, kejadian bermula saat korban dan temannya berboncengan di Jalan Melon Mundu Tempel, Caturtunggal.
Saat itu korban hampir berserempetan dengan pelaku yang mengendari sepeda motor Honda CB.
Korban pun kaget hingga refleks menarik gas.
Bleyeran tersebut dibalas oleh pelaku lain yang mengendarai sepeda motor KLX.
"Kendaraan korban dan salah satu pelaku yang naik Honda CB nyaris bersenggolan. Karena kaget, korban sempat menarik gas atau membleyer motornya. Hal itu dibalas bleyeran juga oleh pelaku yang menaiki KLX," ujar Jalil.
Selanjutnya korban sempat putar balik dan terlibat cekcok dengan pelaku.
Demi keamanan, korban langsung melanjutkan perjalanan.
4. Pelaku Hampiri Korban
Ternyata masalah tak berhenti di situ.
Kata Jalil, kedua pelaku lalu mengendarai KLX dan melintasi rumah korban dengan menggeber motor.
Korban dan saksi pun langsung menghampiri para pelaku di pertigaan Jalan Demangan untuk meminta klatifikasi.
Namun pelaku langsung menganyunkan parang yang tadinya disembunyikan di balik baju.
"Karena kondisi jalan macet, laju kendaraan korban terhenti dan berhasil disusul pelaku. Salah satu pelaku, yakni pengendara motor, tiba-tiba mengeluarkan sajam sejenis parang dari balik bajunya," jelasnya.