Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut.
Hanya saja kerugian materi diperkirakan mencapai Rp25 juta.
Adapun kerugian lainnya karena hangusnya sejumlah barang di dalam kamar.
Diantaranta ada dua unit telepon genggam merek Redmi dan Xiaomi, ijazah SD hingga SMA, BPKB serta sepeda motor, dispenser, KTP, SIM, dan beberapa dokumen penting lainnya.
Rita melanjutkan, penyebab kebakaran diduga karena korsleting listrik pada charger telepon genggam yang sedang terpasang.
“Dugaan sementara kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik pada charger telepon genggam yang sedang terpasang,” imbuh Iptu Rita.***