Baca Juga: Bongkar Rahasia Resep Tumis Pare Teri Anti Pahit, Cuma dengan Satu Langkah Mudah
“Kami siap berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Bandung maupun lembaga lain demi menyelamatkan dan mengamankan masyarakat."
"Bagi kami, relawan adalah panggilan pengabdian,” ujarnya.
Dukungan terhadap inisiatif kampus ini datang dari Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi.
Ia menilai keberadaan STIKes Dharma Husada sebagai “kampus relawan” merupakan aset berharga bagi Kota Bandung.
Baca Juga: Cuma 3 Bahan! Resep Ayam Bakar Kecap Paling Praktis, Ide Masakan Rumahan Favorit Keluarga
“Bandung patut bangga memiliki kampus yang peduli relawan kesehatan dan kebencanaan."
"Kiprah ini penting, karena relawan merupakan ujung tombak penanganan darurat saat bencana."
"Ke depan, kita berharap semakin banyak institusi pendidikan yang mencontoh inisiatif baik ini,” kata Asep.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Bandung, Erwin mengatakan, Bandung termasuk daerah dengan risiko bencana cukup tinggi, mulai dari banjir, tanah longsor, hingga kebakaran.
Kondisi geografis dan kepadatan penduduk membuat kesiapsiagaan masyarakat menjadi hal yang tidak bisa ditawar.
“Melalui Perda Nomor 3 Tahun 2022, Pemkot Bandung sudah menegaskan pentingnya pendidikan dan pelatihan kebencanaan."
"Pelatihan hari ini adalah bukti nyata komitmen Pemkot bersama akademisi untuk meningkatkan kesiapsiagaan,” jelas Erwin.
Menurutnya, kehadiran relawan terlatih akan sangat membantu pemerintah dalam mengurangi risiko bencana.