PORTALOKA.ID - Kebakaran sumur minyak ilegal di Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah mendapatkan penanganan serius dari tim gabungan.
Dipimpin langsung oleh Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, polisi bekerjasama dengan instansi terkait untuk melakukan upaya pemadaman api.
AKBP Wawan Andi Susanto menjelaskan penanganan kebakaran ini membutuhkan koordinasi yang kuat antarlembaga.
"Kami berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk BPBD Kabupaten Blora, Damkar Kabupaten Blora, ESDM Pertamina Blok Cepu, Satpol PP dan instansi lain, untuk memastikan upaya pemadaman berjalan efektif dan aman."
"Prioritas kami adalah memadamkan api secepat mungkin agar tidak merembet ke area lain dan membahayakan warga," kata AKBP Wawan Andi Susanto.
Tim gabungan bekerja siang dan malam untuk mengatasi kobaran api yang muncul dari sumur minyak ilegal tersebut.
Berbagai strategi dan peralatan dikerahkan untuk memadamkan api yang sulit dijinakkan karena kandungan minyak yang mudah terbakar.
Upaya ini juga termasuk penanganan dampak sosial terhadap puluhan warga yang terpaksa mengungsi.
"Kami akan terus berupaya semaksimal mungkin hingga api benar-benar padam."
"Selain itu, kami juga akan melakukan investigasi terkait penyebab kebakaran ini sebagai bagian dari upaya penegakan hukum," ucapnya.
Kebakaran Sumur Minyak Ilegal di Blora Tewaskan Tiga Orang
Kebakaran sumur minyak di Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah terjadi pada Minggu, 17 Agustus 2025.