Baca Juga: Resep Garlic Butter Chicken, Garing di Luar dan Juicy di Dalam, Tambahan Potongan Cabai Makin Nikmat
Kata Arif, MBG pemasok di dua SMP tersebut adalah dari Seworan.
Adapun dari MBG tersebut juga memasok ke 13 sekolah lainnya.
Hingga kini, pihaknya belum ada laporan lain dari sekolah-sekolah tersebut.
Hanya saja kasus terbanyak ada di SMP Muhammadiyah 2 Wates dan SMPN 3 Wates.
"Kita belum ada informasi lanjutan dari jadwal MBG yang ada di Seworan, tadi juga ada 13 sekolah kalau tidak salah SD dan SMP area SPPG tersebut. Pastinya yang agak besar memang sini (SMP Muhammadiyah 2 Wates) dan Sogan (SMP N 3 Wates). Yang SD belum ada informasi yang kita terima," ujarnya.
Arif melanjutkan, pihaknya akan melanjutkan investigasi hingga tuntas.
Mulai dari pengambilan sampel dari SPPG penyedia MBG, bekas muntahan, hingga tinja.
Selanjutnya sampel ini akan dicek oleh Balai Laboratorium Kesehatan dan Kalibrasi (BLLK).
Baca Juga: Cari Tempat Sarapan? 3 Bubur Ayam di Ciamis Ini Recommended Banget, Ada yang Buka 24 Jam Lho!
"Ada sampel makanan, muntahan, dan tinja. Jumlahnya belum bisa dipastikan. Sekarang masih proses investigasi dan akan dicek ke BLLK," ucapnya.***