"Akhirnya pukul 13.45 WIB korban ditemukan di sungai Bendo dekat rumahnya dalam keadaan tenggelam di kedalaman sekitar 40 sentimeter. Setelah dibawa ke rumah sakit korban dinyatakan meninggal dunia," ujarnya.
Jeffry melanjutkan, dari keterangan orang tua, sang bocah ternyata masih belajar berjalan.
Diduga K berjalan keluar rumah hingga akhirnya ditemukan tewas tenggelam.
Jeffry bilang, keluarga korban telah menerima kematian K sebagai musibah.
Baca Juga: Baznas Kabupaten Ciamis Salurkan Bantuan Rutilahu Senilai Rp1 Miliar, Ini Kado HUT Ciamis ke-383
Sehingga kasus tidak dilanjutkan ke meja hijau.
"Dari keluarga korban menerima atas kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak akan menuntut secara hukum," ucapnya.
Berkaca dari kasus tersebut, pihak kepolisian menghimbau masyarakat untuk lebih meningkatkan pengawasan pada anak-anaknya yang sedang berlatih berjalan.
Hal ini dilakukan agar tidak ada kasus serupa yang terjadi di kemudian hari.***