berita

Temui Anggota Geng Motor yang Rusak Rumah Warga di Cirebon, Dedi Mulyadi Beri 2 Pilihan: Pesantren atau Penjara?

Minggu, 8 Juni 2025 | 18:42 WIB
KDM berdialog dengan anggota geng motor yang masih pelajar di Cirebon (YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel)

CIREBON, PORTALOKA.ID - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mendatangi Polres Cirebon kota untuk menemui pelaku geng motor, Sabtu, 7 Juni 2025 malam.

Kedatangannya ditemani oleh Kapolresta Cirebon, Kombes Sumarni untuk menemui anggota geng motor yang meresahkan warga dan merusak rumah di Blok Tumaritis, Kecamatan Weru, Cirebon.

Dalam pertemuan yang terekam di unggahan sosial media Instagram, Dedi berdialog dengan pelaku yang telah diamankan.

Dedi pun menggali motif para pelaku geng motor dalam melakukan aksinya yang melempari rumah.

Baca Juga: Momen Idul Adha 2025, BRI Peduli Tingkatkan Produktivitas Peternak Domba di Desa BRILiaN Sukalaksana Garut

“Janjian berkelahi jam 3 subuh,” ungkap salah satu pelaku.

“Kamu arahnya gimana sekarang? Mau ditahan? Mau disel (dipenjara)? Karena kamu sudah dewasa,” tanya Dedi kepada pelaku.

Namun, Dedi tak hanya memberi teguran. Ia juga menawarkan kesempatan untuk memperbaiki diri.

“Mau dipesantrenkan atau di pengadilan (penjara)? Kalau mau pesantren, bisa dibawa ke pesantren milik Bu Kapolresta,” ucap Gubernur Jawa Barat itu.

Baca Juga: Sapi Kurban 700 Kg di Jatinom Klaten Kabur ke Ladang Jagung Sebelum Disembelih, Damkar Turun Tangan Evakuasi, Endingnya Begini

Namun demikian, Dedi juga menjanjikan peluang kerja bagi mereka yang bisa menunjukkan perubahan sikap.

“Tapi kamu latihan dulu sama Bu Kapolres,” turur Dedi.

Selain menemui pelaku, Dedi juga mengunjungi rumah korban pelemparan untuk memberikan beberapa santunan.***

Tags

Terkini