berita

Warga Kesulitan Air Bersih Pasca Banjir, BPBD Klaten Kirim Tandon dan Droping ke Karen Gumulan

Jumat, 23 Mei 2025 | 21:15 WIB
Banjir yang melanda beberapa lokasi di Kecamatan Klaten Tengah, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah mulai surut. (Portaloka.id/WKP)

PORTALOKA.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Klaten, Jawa Tengah mengirimkan tandon berkapasitas 5000 liter dan droping air bersih, Jumat, 23 Mei 2025.

Air tersebut dikirim ke Dukuh Karen, Desa Gumulan, Kecamatan Klaten Tengah, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

"Kami melakukan pemasangan tandon air kapasitas 5000 liter dan droping air bersih untuk layanan warga yang sumurnya masih belum bisa dipergunakan akibat terpapar banjir," ucap Kepala Pelaksana BPBD Klaten, Syahruna, dikutip dari Suara Merdeka Solo.

Sementara itu, TRC BPBD Klaten bersama Tim Pemdam Kebakaran atau Damkar Damkar Klaten melakukan pemasangan tandon dan peralatan.

Baca Juga: Kecelakaan Truk Muatan Triplek Terguling di Jalan Jogja-Solo Simpang Empat Dutayasa Delanggu Klaten, Evakuasi Dramatis Ditarik 30 Orang

Kegiatan tersebut didukung 1 unit mobil Damkar, 1 unit mobil tangki air BPBD Klaten, dan 1 unit pompa semprot.

"Personil BPBD dan Damkar Klaten melakukan pembersihan dan penyemprotan pemukiman warga dengan air bersih dan cairan desinfektan," ucap Pusdalops BPBD Klaten, Indiarto.

Diberitakan sebelumnya, banjir yang melanda beberapa lokasi di Kecamatan Klaten Tengah, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah mulai surut.

Pasca banjir, sejumlah warga pun membutuhkan air bersih.

Baca Juga: Jelang Idul Adha 2025, Pengrajin Besek Bambu di Trucuk Klaten Kebanjiran Orderan, Permintaan Naik 50 Persen, Harga Murah untuk Wadah Daging Kurban

Kepala Dusun 1 Desa Gumulan, Muhammad Rais Amin mengatakan banyak sumur milik warganya dari air tanah.

"Yang paling dibutuhkan saat ini air bersih."

"Kebanyakan warga sumurnya dari air tanah," kata Muhammad Rais Amin kepada Portaloka.id, Jumat pagi, 23 Mei 2025.

Muhammad Rais Amin mengatakan ada 2 dusun yang terendam air, yaitu Dusun Karen sebanyak 16 KK dan Turisari ada 22 KK.

Halaman:

Tags

Terkini