Pukul 19.30 WITA, tim Gegana Brimobda Polda NTT tiba di lokasi untuk mengamankan ketiga bahan peledak tersebut, untuk selanjutnya dievakuasi ke Polres Kupang.
Dari keterangan warga setempat, Sungai Noelmina diduga dulunya menjadi tempat penguburan bahan peledak peninggalan masa penjajahan Jepang.
Lokasi penemuan berjarak sekitar 500 meter dari Jalan Timor Raya.
Kapolres Kupang, AKBP Rudy Junus Jacob Ledo menyampaikan apresiasi atas kerja sama lintas satuan dalam penanganan temuan bahan peledak ini.
Baca Juga: 4 Tempat di Jogja Paling Banyak Direview, Nomor 1 Tembus 52 Ribu Ulasan
"Kami mengapresiasi kolaborasi yang cepat antara Polsek Takari, Polres TTS, dan tim Gegana Brimobda Polda NTT dalam menangani situasi ini. Kesigapan dan koordinasi yang baik telah memastikan keamanan masyarakat," ujar AKBP Rudy.
Ia juga meminta masyarakat agar pro aktif dalam menjaga keamanan lingkungan.
"Kami mengimbau kepada seluruh warga untuk segera melaporkan kepada pihak berwenang jika menemukan benda mencurigakan. Partisipasi aktif masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan bersama," ujarnya.***