Baca Juga: Bupati Klaten Hamenang Pastikan Biaya Pengobatan Korban Keracunan di Karangturi Gantiwarno Gratis
Anggit Budiarto menuturkan masih menunggu hasil pemeriksaan makanan untuk menentukan pasti penyebab keracunan.
"Untuk menentukan satu dan lain hal masih harus menunggu pemeriksaan makanan di Semarang."
"Karena yang lebih dekat itu ke makanan, tapi nanti kita lihat," ujarya.
Sampel makanan sedang diuji di Balai Labkes Semarang.
Hasilnya, diperkirakan keluar 5 hari setelah dikirim.
"Dari Balabkes di Semarang belum jadi."
"Itu estimasi 5 hari dari pascapengiriman sampel," imbuhnya.
Menurut Anggit Budiarto, secara teori gejala yang muncul terhadap korban kemungkinan disebabkan oleh bakteri dan bukan parasite.
Hal itu dilihat dari gejala yang muncul sudah 10 hingga 24 jam.
"Dari gejala yang muncul secara teori, kalau bakteri itu muncul sudah 10- 24 jam."
"Tapi kita belum bisa menyampaikan keputusan apa pun terkait dengan itu."
"Masih menunggu laboratorium makanannya, biar para ahli yang menjelaskan," ucap Anggit Budiarto.