Berdasarkan data proyeksi lalu lintas, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada Jumat, 28 Maret 2025, dengan sekitar 70.096 kendaraan yang diprediksi melalui GT Kalikangkung.
Jumlah tersebut meningkat 313% dari kondisi normal dan 2% dari puncak arus mudik tahun 2024.
Sementara itu, GT Banyumanik diperkirakan akan dilalui oleh 65.343 kendaraan pada hari yang sama.
Untuk mengantisipasi kepadatan, penerapan one way lokal dari Kalikangkung sampai dengan Salatiga akan dilakukan secara situasional sesuai dengan diskresi Kepolisian.
Selain itu, JTT juga melakukan layanan tambahan selama musim Lebaran untuk meningkatkan kenyamanan pengguna jalan tol.
Di antaranya menyiagakan layanan operasional di titik-titik rawan kepadatan, melakukan rekayasa lalu lintas, menambah fasilitas maupun personel di rest area serta pengaturan lalu lintas di dalam rest area.
Pengguna jalan diimbau memperhatikan jadwal operasional serta memanfaatkan potongan tarif tol yang berlaku pada periode tertentu.
Yaitu potongan 20% arus mudik untuk Ruas Tol Jasa Marga Group dan Non Jasa Marga Group tanggal 24 Maret 2025 pukul 05.00 WIB hingga 26 Maret 2025 pukul 05.00 WIB.
Ada juga potongan 20% pada Ruas Tol Jasa Marga Group tanggal 26 Maret 2025 pukul 05.00 WIB hingga 28 Maret 2025 pukul 05.00 WIB.
Sedangkan pada arus balik berlaku potongan tarif 20% untuk Ruas Tol Jasa Marga Group dan Non Jasa Marga Group tanggal 3 April 2025 pukul 05.00 WIB hingga 5 April 2025 pukul 05.00 WIB.
Ada juga potongan 20% tanggal 8 April 2025 pukul 05.00 WIB s.d 10 April 2025 pukul 05.00 WIB.
PT Jasamarga Transjawa Tol terus mengimbau pengguna jalan agar dapat merencanakan perjalanan dengan baik, membawa perbekalan dan saldo uang elektronik cukup, serta mengisi daya dan bahan bakar sebelum memulai perjalanan.