Baca Juga: Si Jago Merah Melalap 3 Gerbong Kereta Api di Stasiun Tugu Yogyakarta, Nihil Korban Jiwa
Mereka terdiri dari personel Kota Jogja ada 25 orang dan 5 sisanya dari UGM.
"Proses pemadaman kita menggunakan berapa unit mobil kita menggunakan dari Pos Mojok 4 unit, Damkar UGM 1 unit. 30 personel kita dari Kota Yogyakarta dapat 25 personel, dari UGM 5 personel," jelas Agus.
6. Kendala Pemadaman
Agus bilang, proses pemadaman berjalan selama 1 jam.
Namun, ada berbagai kendala yang ditemui.
Mulai dari banyaknya asap pekat hingga keterbatasan air.
"Kendalanya yang pertama kita dari karena banyak asap karena dari benda yang terbakar itu mudah terbakar karena asap kita kendalanya asap sama air," sambungnya.
Sehingga, damkar terpaksa menggunakan hidran yang ada di stasiun.
"Kita 1 jam karena untuk air debit air kita kekurangan terus akhirnya kita menggunakan unit hidran kita dibantu untuk penyuplaian dari hidran yang ada di stasiun," sambung Agus.
7. Penampakan Gerbong Usai Kebakaran
Masih kata Agus, 3 gerbong yang terbakar terdiri dari 2 gerbong eksekutif dan 1 gerbong premiun.
Gerbong eksekutif yang parkir berdampingan mengalami kondisi paling parah, kaca-kaca pecah hingga interiornya ikut hangas terbakar.
Sementara gerbong premium kerusakan lebih ringan dan terparkir jauh dari 2 gerbong eksekutif.