PORTALOKA.ID - Setiap tahunnya, masyarakat Jawa menggelar tradisi malam 1 Suro untuk memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram.
Bulan Suro dianggap sakral oleh orang Jawa yang merupakan bulan pertama dalam Kalender Jawa.
Tradisi malam 1 Suro dilakukan di berbagai daerah, salah satunya di Kota Surakarta, Jawa Tengah.
Setiap tahunnya, Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat atau Keraton Solo menggelar kirab pusaka malam 1 Suro.
Salah satu keunikan dalam kirab pusaka malam 1 Suro adalah kehadiran rombongan kerbau bule atau kebo bule.
Kehadiran kebo bule pada kirab pusaka 1 Suro selalu ditunggu-tunggu masyarakat.
Rombongan kebo bule biasanya ditaruh di barisan paling depan dalam kirab atau iring-iringan.
Familiar disebut kebo bule lantaran warna kulitnya yang putih dan kemerah-merahan, berbeda dengan kerbau pada umumnya yang berwarna cokelat atau hitam.
Baca Juga: Rute Kirab Pusaka 1 Suro Keraton Solo 2024, Berikut Jadwalnya
Kebo bule ini bukanlah kerbau sembarangan karena disebut merupakan keturunan kebo Kyai Slamet.
Bahkan kebo bule dianggap sebagai pusaka berharga bagi Sri Susuhunan Pakubuwono II.
Melansir surakarta.go.id, kebo bule merupakan pemberian dari Bupati Ponorogo, Kyai Hasan Besari Tegalsari, sebagai hadiah kepada kerajaan yang kala itu mengetahui bahwa PB II berhasil merebut kembali Keraton Kartasura.
Kebo bule milik Keraton Solo biasa disebut juga dengan Kebo Bule Kyai Slamet.
Artikel Terkait
Tumis Paru Pedas Siap Menggoyang Lidah, Pedasnya Nampol, Nasi Sebakul Auto Ludes, Ini Resepnya
Sambut 1 Muharram 1446 Hijriah, Inilah Bacaan Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun Lengkap dengan Waktu Membacanya
Rekomendasi Tempat Kuliner di Ciamis, Harganya Murah Menunya Banyak dan Enak, Cek Alamatnya DI SINI!
Resep Roll Cake Pandan yang Lembut, Manis Gurihnya Pas Banget di Lidah, Cocok Dijadikan Hantaran
Rekomendasi Hotel Murah di Bali dengan Fasilitas Lengkap, Cek Lokasinya DI SINI!
Jangan Dilanggar! Ini Dia Aturan Khusus yang Harus Diikuti Peserta Kirab Pusaka 1 Suro Keraton Solo 2024