Salah satunya dengan menindaklanjuti kasus keracunan itu melalui penyelidikan internal.
“Kemudian, kami juga melakukan tindakan-tindakan internal, pertama, investigasi dengan dinas kesehatan terkait dan hasilnya nanti akan kita umumkan apa yang menyebabkan keracunan,” terangnya.
Korban Dugaan Keracunan di Ponpes Manba'ul Hikam Sidoarjo
Dalam kesempatan yang sama, Ketut mengatakan bahwa santri korban keracunan MBG ada sebanyak 512 orang.
“Yang masih dilakukan perawatan sekitar 80 orang dan sudah keluar dari rumah sakit yang dicatatkan sembuh sebanyak 312 orang,” paparnya.
Sementara itu, para santri sebelumnya dirawat di 8 rumah sakit yang ada di Sidoarjo, yakni RSUD Notopuro Sidoarjo, RS Siti Hajar, RSU Aisyiyah Siti Fatimah, RS Delta Surya, RS Pusura, RS Pusdik Bhayangkara Porong, RS Arafah Anwar Medika, dan RS Anwar Medika.
Ponpes Manba'ul Hikam pun menyatakan bahwa para santrinya mendapat penanganan yang baik sampai sebagian besar sudah diizinkan untuk pulang.***
Artikel Terkait
Resmikan Kampung Zakat Pawindan, Bupati Ciamis Tegaskan Pentingnya Zakat bagi Kehidupan
8 Nama WNI yang Direkrut jadi Tentara Rusia, Intelijen Ukraina Sebut sebagai Garda Terdepan saat Perang Tanpa Pelatihan
Bupati Pangandaran Ungkap Detik-detik Jembatan Gantung Pongpet Ambruk, Mengaku Sudah Tak Stabil saat Melintas
Bagaimana Cara Memulai Membangun Audiens untuk Media? Intip PRO-spective Edisi 2 Bersama Pimred KabarBaitullah.com
DPR Dorong Pengangkatan PPPK Nakes jadi PNS Masuk Prioritas Anggaran Kemenkes
Kisah Pilu Guru SDN 1 Bebesen Aceh saat Rumahnya Dilalap Api hingga Merembet ke Rumah Tetangga
Elektabilitas KDM Lampaui Prabowo, Akankah Loyalitasnya Bertahan hingga 2029?
IGRA Ciamis Gelar Rakerda I Tahun 2026, Momentum untuk Membangun Sinergitas dan Penyusunan Program Kerja