Kamis, 4 Juni 2026

Pria Asal Karangdowo Klaten Dilaporkan Hilang di Sungai Bengawan Solo Wonogiri, Diduga Terseret Arus Saat Berenang

Photo Author
Wulan Kurnia Putri, Portaloka
- Jumat, 19 September 2025 | 14:18 WIB
Seorang pria warga Desa Soka, Kecamatan Karangdowo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah dilaporkan hilang setelah diduga hanyut di aliran Sungai Bengawan Solo, Kamis sore, 18 September 2025. (polreswonogiri.id)
Seorang pria warga Desa Soka, Kecamatan Karangdowo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah dilaporkan hilang setelah diduga hanyut di aliran Sungai Bengawan Solo, Kamis sore, 18 September 2025. (polreswonogiri.id)

PORTALOKA.ID - Seorang pria dilaporkan hilang setelah diduga hanyut di aliran Sungai Bengawan Solo, Kamis sore, 18 September 2025.

Korban adalah TW (36) penghuni Rumah Pelayanan Sosial Disabilitas Mental (RPSDM) Esti Tomo.

TW merupakan warga Desa Soka, Kecamatan Karangdowo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Hingga Kamis malam, upaya pencarian yang dilakukan polisi bersama tim SAR dan BPBD Wonogiri masih belum membuahkan hasil.

Baca Juga: Mesin Mendadak Mati, Truk Muatan Mie Instan Terguling di Tunggangan Jatiroto Wonogiri hingga Menutup Sebagian Badan Jalan

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 17.00 WIB di sebelah barat Yayasan RPSDM Estu Tomo, Kelurahan Wonoboyo, Kecamatan Wonogiri.

Menurut keterangan saksi, korban sebelumnya sempat berpamitan untuk berenang di sungai dengan cara melompati pagar yayasan.

Tak lama kemudian, pakaian korban ditemukan di tepi sungai, sementara arus air diketahui cukup deras.

Setelah menerima laporan, Kapolsek Wonogiri Kota, Iptu Pradana Dwi Atmaja bersama anggota segera berkoordinasi dengan BPBD dan tim SAR untuk melakukan pencarian di sepanjang aliran Bengawan Solo.

Baca Juga: Kisah Supriyono Budidaya Madu Klanceng di Jatinom Klaten, Cuan Kengceng Utung Jutaan Rupiah, Ingin Beli? Segini Harganya

"Kami sudah menurunkan tim bersama BPBD, SAR, dan warga untuk menyisir lokasi."

"Hingga pukul 22.00 WIB korban belum ditemukan," kata Kasi Humas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo.

Selain menyisir aliran sungai, polisi juga telah mengumpulkan barang bukti dan memeriksa saksi-saksi yang mengetahui aktivitas korban sebelum kejadian.

Jumat, 19 September 2025, mulai pukul 06.00 WIB, pencarian dilanjutkan dengan melibatkan tim gabungan Polri, BPBD, SAR, serta masyarakat setempat.

Halaman:

Editor: Wulan Kurnia Putri

Sumber: polreswonogiri.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X