BANYUWANGI, PORTALOKA.ID - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno meresmikan dan melaunching peluncuran paket wisata 3B, yaitu Banyuwangi, Bali Barat, dan Bali Utara.
Peluncuran paket wisata 3B ini untuk menjawab tantangan “over tourism” yang ada di kawasan Bali Selatan, agar ada pemerataan distribusi wisatawan yang masuk ke Bali.
Acara peluncuran berlangsung di Sanggar Genjah Arum, Desa Wisata Kemiren, Banyuwangi.
Peluncuran paket wisata 3B dihadiri juga oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) H. Abdullah Azwar Anas, Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi, Kepala Dinas Pariwisata Banyuwangi, Buleleng dan Jembrana, serta asosiasi & pelaku industri pariwisata Jawa Timur dan Bali.
Lima mitra Online Travel Agent (OTA) Kemenparekraf juga hadir, di antaranya Traveloka, Mister Aladin, Atourin, Djalanin.com dan Tiket.com.
Sandiaga mengatakan, Banyuwangi dikenal sebagai gerbang Pulau Jawa dengan julukan the Sunrise of Java yang menawarkan berbagai destinasi wisata indah.
Dalam acara ini, Sandiaga mengumumkan tiga paket wisata baru.
"Paket-paket ini sudah bisa dipesan mulai malam ini untuk menyambut liburan akhir tahun dan Tahun Baru Imlek," katanya.
Sandiaga menyebut, paket wisata ini diprioritaskan dan mengakomodasi permintaan wisatawan yang ingin mendarat langsung dari Jakarta ke Banyuwangi.
Setelah berkoordinasi dengan MenPAN RB dan Menteri Perhubungan, kini wisatawan dapat menggunakan penerbangan langsung ke Banyuwangi untuk mengakses destinasi seperti Kawah Ijen, Pulau Merah, De Djawatan, dan lain-lain.
"Kami berharap ini bisa menggeliatkan sektor pariwisata di wilayah Bali Barat dan Bali Utara," ungkapnya.