"Melalui kegiatan Sambung Rasa, kami dapat mendengarkan aspirasi masyarakat secara langsung," ucap Hamenang Wajar Ismoyo.
Hamenang Wajar Ismoyo menilai pengembangan eduwisata jamur tiram ini memiliki prospek ekonomi yang baik.
Selain itu juga bisa menjadi ikon kuliner baru di wilayah Polanharjo.
"Sudah ada budidaya jamurnya, ada juga produk olahan seperti keripik jamur."
"Ke depan bisa dikembangkan lagi menjadi kuliner dengan berbagai macam olahan jamur."
"Jadi kalau nanti sudah berkembang, orang datang ke Klaten dan ingin menikmati olahan jamur, pasti langsung ingat Glagahwangi Polanharjo," imbuhnya.
Dengan hadirnya eduwisata budidaya jamur tiram ini, diharapkan Desa Glagahwangi semakin mandiri secara ekonomi.
Selain itu juga mampu menciptakan lapangan kerja baru, serta memperkuat daya tarik wisata berbasis potensi lokal di Kabupaten Klaten. ***