"Melalui kegiatan Sambung Rasa, kami dapat mendengarkan aspirasi masyarakat secara langsung," ucap Hamenang Wajar Ismoyo.
Hamenang Wajar Ismoyo menilai pengembangan eduwisata jamur tiram ini memiliki prospek ekonomi yang baik.
Selain itu juga bisa menjadi ikon kuliner baru di wilayah Polanharjo.
"Sudah ada budidaya jamurnya, ada juga produk olahan seperti keripik jamur."
"Ke depan bisa dikembangkan lagi menjadi kuliner dengan berbagai macam olahan jamur."
"Jadi kalau nanti sudah berkembang, orang datang ke Klaten dan ingin menikmati olahan jamur, pasti langsung ingat Glagahwangi Polanharjo," imbuhnya.
Dengan hadirnya eduwisata budidaya jamur tiram ini, diharapkan Desa Glagahwangi semakin mandiri secara ekonomi.
Selain itu juga mampu menciptakan lapangan kerja baru, serta memperkuat daya tarik wisata berbasis potensi lokal di Kabupaten Klaten. ***
Artikel Terkait
2 Langkah Mudah Membuat Sop Ayam Klaten Pak Min ala Chef Martin Praja, Tinggal Dicemplung-cempungin Aja!
Rekomendasi Warung Sarapan di Klaten Jawa Tengah, Soto Bebek hingga Nasi Goreng Telor Daun So, Ada yang Harganya Rp 3 Ribu per Mangkok
Damkar Klaten Evakuasi Kucing Jawa 4 Hari Terjebak Dalam Sumur Sedalam 13 Meter di Delanggu, 6 Personil Dikerahkan ke Lokasi Kejadian
Apel Kesiapsiagaan Bencana 2025, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Pastikan Peralatan Siap dan Relawan Tetap Kompak
5 Destinasi Wisata Dekat Umbul Ponggok Klaten, HTM Cuma Rp 10 Ribuan Bikin Piknik Makin Asyik dan Istimewa