Prosesi wiwitan itu sebagai wujud syukur atas kesuburan tanah.
Sekaligus memiliki pesan untuk selalu menjaga kesuburan tanah.
Selanjutnya, rombongan kirab menuju ke Umbul Ponggok.
Di Umbul Ponggok dilaksanakan prosesi menyembelih kambing kendit dan mengambil air menggunakan kendi.
"Di Umbul Ponggok kami mengadakan penyembelihan kambing kendit."
"Dalam filosofi Jawa itu untuk tolak bala atau menjauhkan dari marabahaya," tuturnya.
Setelah itu, peserta kirab menuju ke halaman Balai Desa Ponggok untuk melakukan kenduri air.
Air dari tujuh umbul kemudian digunakan untuk prosesi siraman perangkat dan aparat Desa Ponggok.
"Untuk siraman perangkat desa, pesannya kami bertekad mengelola sumber daya air dengan visi misi jelas."
"Tentu sumber daya air itu akan kami jaga, termasuk dalam tata pengelolaan dan administrasi di pemerintahan Desa Ponggok," ujarnya.