"Mereka mempraktekkan cara mempergunakan apar, yang paling dekat kepada kita untuk menangani bencana."
"Peserta anak-anak SD, SMP, SMA."
"Agar mereka lebih paham bagaimana harus merespon, bersiaga dan bersikap saat bencana terjadi," imbuhnya.
Sementara itu, salah satu peserta, Nadila mengaku sangat senang bisa mengikuti kegiatan tersebut.
Menurutnya, acara tersebut sangat seru dan menyenangkan.
Nadila mengaku memperoleh beragam pengetahuan, salah satunya soal mitigasi bencana yang terjadi di sekitar.
"Kemah liburan ini untuk mengisi waktu liburan, dari pada dipakai untuk hal yang negatif lebih baik mengikuti acara ini."
"Dapat belajar banyak sekali, salah satunya mitigasi bencana."
"Di sini kita dijelaskan bagaimana mengatasi bencana, jika terjadi bagaimana dan semua dijelaskan dan bisa menambah teman."
"Saya ikut untuk menambah pengalaman. Saya dari Yogyakarta, saya bagian praktek memadamkan api pakai apar," kata Nadila.
Artikel Terkait
Ini Baju yang Wajib Dipakai Calon Siswa saat Daftar Ulang SPMB SMA Negeri 1 Karanganom Klaten, Ambil Formulirnya HARI INI YA!
Jaga Ekosistem dan Populasi, 40 Ribu Benih Ikan Nila Ditebar di Rowo Jombor Bayat oleh Polres Klaten
Kondisi Mayat Wanita saat Ditemukan Warga di Sungai Beji Karangdowo Klaten, Korban Diduga Sudah 6 Jam Meninggal Dunia
Terungkap Identitas Mayat Wanita yang Ditemukan Tengkurap Mengapung di Sungai Beji Karangdowo Klaten, Diduga Alami Gangguan Jiwa
Heboh Penemuan Mayat Wanita Tengkurap Mengapung di Sungai Beji Karangdowo Klaten, Awalnya Dikira Boneka