PORTALOKA.ID - Ramadhan merupakan bulan suci yang disambut dengan ragam persiapan oleh umat Islam di berbagai penjuru dunia.
Tak hanya persiapan fisik untuk menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh, tapi juga mempersiapkan batin.
Kesiapan batin ini biasanya dilakukan dengan proses penyucian diri sehingga amalan dan ibadah selama Ramadhan dapat terus meningkat.
Salah satu kagiatan yang dilakukan masyarakat Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Tengah dam Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yaitu padusan.
Baca Juga: Pria Misterius Ditemukan Meninggal Dunia, Duduk di Becak Kayuh Terparkir Dekat Tugu Jogja
Tradisi padusan menjelang Ramadhan ini berasal dari kata adus yang berarti mandi.
Padusan disebut juga sebagai warisan leluhur yang laksanakan dengan cara berendam atau mandi di sumur atau sumber mata air.
Padusan sendiri bertujuan agar saat Ramadan datang, umat muslim dapat menjalani ibadah dalam kondisi suci, baik lahir maupun batin.
Tradisi masyarakat Jawa ini bermakna mensucikan diri, membersihkan jiwa dan raga dalam menyambut datangnya bulan suci.
Baca Juga: 3 Mobil Kecelakaan di Jalan Yogyakarta-Wates Kulon Progo, Semua Kendaraan Ringsek Parah
Makna lain dari padusan yaitu sebagai media perenungan dan instropeksi diri dari berbagai kesalahan masa lalu.
Untuk itu, ritual ini sebenarnya dilakukan seorang diri di tempat yang sepi dan sunyi, jauh dari keramaian.
Pada kondisi tersebut diharapkan akan hadir keyakinan dan kesadaran pada diri seseorang.
Sehingga tradisi padusan dimaksudkan untuk melangkah memasuki bulan Ramadhan sebagai pribadi yang lebih baik dari sebelumnya.***