Kirab buaya tersebut digelar sebagai wujud syukur kepada Tuhan atas hasil panen yang berlimpah.
Selain itu juga untuk mengangkat potensi pertanian di wilayah setempat.
"Gunungan ada 8, gunungan pertanian dan lainnya, terus ada gunungan beras itu jenis rojolele srinuk."
"Semua itu total tiga kwintal dikemasi setengah kilo."
"Ituu hasil pertanian di Desa Demakijo, semuanya tidak ada yang beli," ucap Kepala Desa Demakijo, Ery Karyatno.
Sebelum diperbutkan, gunungan beras dan sayur diarak warga dalam kirab budaya bertema 'Gemah Ripah Loh Jinawi'.
Rute kirab menempuh jarak sekitar 1,5 kilometer di sepanjang ruas Jalan Klaten-Karangnongko.
Perwakilan RT dan komunitas di Desa Demakijo menunjukkan pentas seni.
Kegiatan Gelar Budaya dilaksanakan selama tiga hari.
Acara ini adalah event tahunan Desa Demakijo. ***