Sejumlah peserta mengaku sudah melakukan persiapan untuk mengikuti kompetisi tersebut.
Mereka sudah berlatih secara rutin dan elalui selekti tim.
"Tantangannya di horseback archery ini kita harus punya 2 skill, pertama mengendarai kudanya, kedua ya itu memanah."
"Paling sulit menggabungkan keduanya, jadi keduanya digabungkan."
"Mungkin butuh setahun lamanya bisa benar menguasai."
"Saya menggeluti horseback archery lima tahun," kata atlet asal Bandung, Sultan Shadiq.
Sementara itu, Ketua Umum Perkumpulan Berkuda Indonesia atau KPBI, Akhmad Mustain mengatakan kompetisi tersebut digelar untuk mengenalkan olahrga panahan berkuda.
Selain itu juga mengasah kemampuan dan menjaring atlet supaya dapat berprestasi hingga internasional.
"Kita diikuti 49 peserta, dari Indonesia 40 dan 5 peserta Malaysia serta 4 peserta dari Thailand."
"Ini merupakan bagian untuk seleksi, bagaimana kita mengutus yang terbaik untuk kancah internasional," kata Ketua Umum KPBI, Akhmad Mustain. ***