"Di tengah bencana tersebut kami mengajak perayaan natal macam apa dan ini bentuk solidaritas pohon yang ditumbagkan tapi di tengah bencana tetap ada harapan."
"Natal tahun ini kan Allah hadir menyelamatkan keluarga, dari situasi bencana itu kami masih percaya keselamatan itu hadir," ucap Pastor Kepala Paroki Santa Maria Bunda Kristus Wedi, Romo Basilius Edy Wiyanto kepada Portaloka.id, Selasa, 23 Desember 2025.
Baca Juga: Serahkan 408 SK PPPK Paruh Waktu, Gubernur Kaltara Ingatkan Jangan Sombong
Proses pembuatan Pohon Natal tersebut membutuhkan waktu sekitar satu pekan.
Pengerjaannya melibatkan antara 10 orang sampai 15 orang, ***