KEBUMEN, PORTALOKA.ID - Pendidikan masih menjadi barang mahal bagi sebagian orang.
Tak heran, kalau banyak yang putus sekolah karena ketiadaan biaya.
Namun, ada angin segar bagi masyarakat Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.
Pada tahun ajaran 2025/2026, delapan SMK swasta di Kebumen menerima siswa kurang mampu untuk dididik secara gratis.
Baca Juga: Perkuat Ekonomi Kerakyatan, BRI Salurkan KUR Rp54,9 Triliun hingga April 2025
Siswa tidak mampu tak perlu keluar biaya untuk sekolah di SMK tersebut.
Sebab, semua biaya ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi baru-baru ini mengatakan, Pemprov Jateng mengalokasikan anggaran Rp2 juta per siswa.
“Ini gratis bagi siswa miskin di sekolah swasta yang ditunjuk. Pemprov telah mengalokasikan Rp2 juta per siswa,” kata Ahmad Luthfi.
Diketahui, Pemprov Jawa Tengah menjalin kemitraan dengan 139 SMA dan SMK swasta di wilayahnya.
Sekolah-sekolah tersebut ditunjuk untuk mendidik siswa miskin secara gratis. Pembiayaannya dilakukan melalui APBD Provinsi Jateng.
Calon siswa dapat mendaftarkan diri di laman resmi penerimaan siswa baru, melalui https://spmb.jatengprov.go.id.