Amaliah dia mengurus masjid benar-benar amal khofi.
Ia telah menjadi sufi sebelum dibaiat menjadi murid tarekat.
Ketulusan, keikhlasan dan selalu ceria dalam menapaki jalur syiar Islam dalam kemasjidan dijalani dengan senyap.
Kang Syarif menggerakkan para pengurus DKM di seluruh Kabupaten Ciamis untuk maju.
Masjid bukan sekadar tempat ibadah sholat.
Masjid harus menjadi lokomotif gerakan kehidupan muslimin.
Tanda-tanda ke-walian kang Syarif mulai diperkenalkan oleh Allah SWT.
Ia tak lagi dipahami dalam konteks birokrat.
Ia telah disejajarkan dalam barisan ulama dan Ajengan yang hadir menggairahkan dakwah di Kabupaten Ciamis. ***