PORTALOKA.ID - Indonesia memiliki dua peringatan hari besar nasional yang memiliki kemiripan nama tapi makna dan sejarahnya berbeda.
Hari besar nasional tersebut yaitu Hari Lahir Pancasila dan Hari Kesaktian Pancasila.
Karena namanya mirip, tidak sedikit yang keliru terutama dalam memahami waktu peringatannya.
Lantas, apa perbedaan mendasar dari kedua hari besar nasional tersebut?
Hari Lahir Pancasila
Hari Lahir Pancasila berkaitan erat dengan perjuangan kemerdekaan.
Dalam sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada 29 Mei-1 Juni 1945, awal mula tercetusnya Pancasila.
Kala itu, Presiden Soekarno dalam pidatonya menyampaikan soal konsep awal Pancasila sebagai dasar negara.
Atas gagasan tersebut, maka setiap 1 Juni selalu diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila.
Baca Juga: Tata Cara Pendaftaran Online SPMB SMA/SMK tahun ajaran 2025/2026 di Daerah Istimewa Yogyakarta
Hari Kesaktian Pancasila
Berdasarkan sejarahnya Hari Kesaktian Pancasila berkaitan erat dengan peristiwa Gerakan 30 September atau yang lebih dikenal dengan G30S/PKI.
Peristiwa kelam itu terjadi pada 30 September 1965, di mana sebuah gerakan yang menamai dirinya sebagai Gerakan 30 September menculik sejumlah jenderal TNI Angkatan Darat (AD).
Artikel Terkait
Dibuka Juni 2025, Ini SMA dan SMK Swasta di Semarang yang Gratiskan Siswa Miskin pada SPMB Jateng 2025
2 Orang Jadi Korban Gegara Truk Oleng Tabrak 2 Motor dan Angkringan hingga Hancur Lebur di Jalan Bypass Klaten, Begini Kondisinya
Bikin dan Jual SIM Palsu, Mahasiswa Tasikmalaya dan Buruh Asal Majalengka Dibekuk Aparat Polres
Presiden Prabowo Beli Sapi Kurban Bobot 1,1 Ton dari Peternak di Jatinom Klaten untuk Idul Adha 2025, akan Dibagikan ke Warga Lewat Masjid Al-Aqsa
Cerita Awal Mula Sapi Bernama Bisma Milik Peternak di Jatinom Klaten Dipilih Presiden Prabowo untuk Kurban Idul Adha 2025, Bobotnya 1,1 Ton
Buntut Polemik Ayam Goreng Nonhalal, Wali Kota Solo Respati Ardi Tutup Sementara Restoran Ayam Goreng Widuran