Puasa Rajab juga bisa dilaksanakan dengan satu hari berpuasa dan satu hari tidak.
Bagi orang yang memiliki utang puasa Ramadhan, diperbolehkan untuk mengqadhanya bersamaan puasa sunnah Rajab.
Bahkan, menurut Sayyid Bakri Syattha’ dalam fatwa Al-Barizi, andaikan puasanya hanya niat qadha, maka otomatis juga memperoleh kesunnahan puasa Rajab.
5. Niat Puasa Rajab
Niat puasa Rajab dilakukan sebagaimana puasa pada umumnya, yaitu malam hari sejak terbenamnya matahari hingga terbit fajar.
Berikut niat puasa Rajab pada malam hari:
Baca Juga: Eksplorasi Situ Cipanten Majalengka, Spot Instagramable dengan Harga Terjangkau
"Nawaitu shauma Rajaba sunnatan lillahi ta‘ala."
Artinya: “Aku berniat puasa Rajab, sunnah karena Allah ta‘ala.”
Dikarenakan puasa Rajab merupakan puasa sunnah, maka bagi orang yang lupa mengucapkan niat pada malam hari, maka boleh diniatkan di waktu siang.
Berikut niat puasa Rajab siang hari:
"Nawaitu shauma hadzal yaumi ‘an ada’i syahri rajaba lillahi ta’ala."
Artinya: “Saya niat puasa sunnah bulan Rajab hari ini, sunnah karena Allah ta’ala.”
Sesuai dengan kalender Hiriah 2025 yang ditetapkan kementerian Agama (Kemenag), 1 Rajab 1446 H jatuh pada Rabu, 1 Januari 2025.