PORTALOKA.ID - Bulan Rajab merupakan salah satu bulan yang dimuliakan (al-asyhur al-hurum).
Di bulan ini banyak amalan yang dianjurkan dikarenakan pahalanya lebih besar dibanding bulan lainnya, termasuk seruan untuk berpuasa.
Berikut rangkuman beberapa hadits yang menguatkan anjuran puasa di bulan Rajab ini.
1. Hadits tentang Rasulullah SAW Puasa di Bulan Rajab
Sebagaimana dituliskan dalam riwayat At Tabarani dari Syaid bin Rasyid tentang kemuliaan puasa Rajab.
Baca Juga: Kue Nagasari, Masaknya Pakai Loyang Sederhana dan Praktis, Cocok Jadi Ide Jualan Hidangan Arisan
“Barangsiapa yang berpuasa sehari di Bulan Rajab laksana berpuasa setahun. Apabila berpuasa tujuh hari maka ditutupkan darinya pintu neraka jahanam. Barangsiapa berpuasa delapan hari maka dibukakan delapan pintu surga dan Allah mengabulkan semua permohonannya”.
Dikutip dari Kitab Syu’abil Iman lil Hafidz Al Baihaqi juz 5 halaman 348 nomor 3534, berikut doa yang dibaca Rasullullah saat memasuki Bulan Rajab.
“Allahumma baarik lana fi rajaba wasya’bana waballighna ramadhana,” yang maknanya adalah Ya Allah, berkahilah kami di Bulan Rajab dan Bulan Sya’ban dan pertemukan kami dengan Bulan Ramadhan."
2. Hadits tentang Keutamaan Puasa Rajab
Terkait keutamaan puasa Rajab, Imam al-Ghazali dalam Ihyâ ‘Ulumiddîn (juz 3, halaman 431) mengutip dua hadits berikut.
“Satu hari berpuasa pada bulan haram (Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab), lebih utama dibanding berpuasa 30 hari pada bulan selainnya. Satu hari berpuasa pada bulan Ramadhan, lebih utama dibanding 30 hari berpuasa pada bulan haram.”
Kemudian dalam hadits lain, Rasulullah bersabda: