Sabtu, 18 Juli 2026

Yu Cek Arah Kiblat pada 15 - 16 Juli 2025, Matahari Tepat di Atas Ka'bah

Photo Author
Wulan Kurnia Putri, Portaloka
- Minggu, 13 Juli 2025 | 11:05 WIB
Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kemenag, Arsad Hidayat. (kemenag.go.id)
Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kemenag, Arsad Hidayat. (kemenag.go.id)

Jika arah kiblat yang selama ini digunakan sudah tepat, maka fenomena ini akan memperkuat ketepatan tersebut.

Namun jika masih ada keraguan, ini menjadi waktu yang paling ideal untuk memverifikasi arah kiblat.

Lebih lanjut, Arsad memaparkan beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pengecekan arah kiblat saat Istiwa A‘zam.

Baca Juga: Pertama di Klaten! Nonton Bioskop VR 3D Ada di The Honduras, HTM Murah Meriah Rp 10 Ribu Saja, Gasss Banter Ayo Nonton Bolo

 

Pertama, benda yang digunakan sebagai patokan harus benar-benar berdiri tegak lurus, bisa dengan bantuan lot atau bandul.

Kedua, permukaan tempat pengecekan harus datar dan rata. Ketiga, waktu pengukuran harus disesuaikan dengan waktu resmi, seperti yang dikeluarkan BMKG, RRI, atau Telkom.

“Ketepatan waktu sangat penting agar bayangan yang dihasilkan benar-benar mengarah sesuai posisi matahari yang sedang berada di atas Ka'bah,” jelas Arsad Hidayat.

Arsad Hidayat menambahkan, fenomena ini hanya terjadi dua kali dalam setahun dan menjadi sarana edukatif sekaligus spiritual bagi umat Islam untuk menjaga akurasi arah kiblat dalam ibadahnya. ***

Halaman:

Editor: Wulan Kurnia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X