Salah satu bentuk dukungan yang diberikan, lanjut Dhiagus, dirinya turut menyaksikan langsung penampilan Feby Yuliasari di Pasanggiri Seni Ibing Pencak Silat Jawara Tatar Galuh 3 yang diselenggarakan di Situs Karangkamulyan, Ciamis, Minggu, 16 November 2025.
Dikatakan Dhiagus, pencak silat merupakan salah satu ekstrakurikuler di MTs Janggala.
Meski saat ini peminatnya belum begitu banyak, pihaknya akan terus mendorong minat para siswa terhadap pencak silat.
"Siswa yang ikut ekstrakurikuler pencak silat itu sebetulnya minim, kurang lebih ada 10 orang. Feby ini merupakan salah satu yang terbaik," ujarnya.
Baca Juga: Lulusan Siap Kerja, Inilah 25 SMK Favorit di Ciamis, Rekomendasi Buat SPMB 2026
"Untuk menarik minat siswa, setiap Feby memberikan sebuah prestasi diadakan simbolis penyerahan medali kepada sekolah. Dari sekolah pun memberikan apresiasi berupa piagam dan uang pembinaan sebagai penyemangat bagi dia dan teman-temannya," tambahnya.
Dhiagus menambahkan, selain pencak silat, ekstrakurikuler di MTs Janggala yang tak kalah bersinar adalah sepak bola.
Bahkan salah satu siswanya bernama Haikal Fauzan Zaman berhasil masuk Kompetisi EPA U18 bersama Semen Padang.
Hal tersebut, ungkap Dhiagus, sebagai bukti bahwa MTs Janggala sangat mendukung minat dan bakat para siswa.
Baca Juga: Prabowo Sebut MBG Makin Ketat, Bahas Soal Tanggung Jawab Penuh Dari Pemerintahan
Pencak Silat Membentuk Karakter
Ditanya terkait karakter Feby, Dhiagus mengungkapkan bahwa anak didiknya tersebut memiliki kepribadian yang baik.
Karakter tersebut salah satunya dipengaruhi oleh keikutsertaannya dalam olahraga pencak silat.
"Faby itu karena didukung dengan pendidikan karakter di padepokannya, saya bangga sekali. Dia itu orangnya supel, mudah bergaul dengan teman-temannya, pendiam juga, ini sangat membanggakan buat kami karena bisa menjadi contoh untuk yang lain," terangnya.