Mortir aktif itu memiliki panjang sekitar 38 centimeter dan diameter 8 centimeter.
"Ini jenis handak militer mortir dengan panjang 38 centimeter dan diameter 8 centimeter."
"Kondisi handak masih aktif lengkap meskipun kondisi berkarat."
"Bahan peledak tetap aktif, tidak ada istilah kadaluwarsa untuk handak militer, ini karena buatan pabrik," ucap Anggota Gegana Polda Jateng, Aiptu Yunianto.
Baca Juga: Pria Asal Karangdowo Klaten Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Bengawan Solo Wonogiri
Temuan mortir itu diduga merupakan sisa perang kemerdekaan yang tidak meledak.
"Dugaannya sisa perang kemerdekaan, karena di sini juga digunakan rekan TNI dulu buat latihan, bisa ketinggalan, bisa juga waktu penembakan cat tidak meledak," imbuhnya.
Selanjutnya, petugas Gegana Polda Jateng langsung melakukan disposal atau pemusnahan mortir di sekitar penemuan.
"Proses disposal berjalan lancar aman tidak ada kendala," tuturnya.
Mengingat lokasi ladang tersebut berada jauh dari permukiman dan aktivitas warga.
Petuga mengimbau kepada masyarakat apabila menemukan mortir segera melaporkan kepada instansi terkait. ***