PORTALOKA.ID - Terungkap fakta bahwa antara tersangka dan korban pengemudi ojek online (ojol) sempat lakukan negosiasi sebelum aksi pembunuhan di Kalasan.
Hal ini terungkap dalam rilis kasus di aula Polresta Sleman Yogyakarta pada Jumat, 13 Juni 2025.
Kanit Reskrim Polsek Kalasan, Ipda Ritantoko Wicaksono, mengatakan dari hasil pemeriksaan pelaku ternyata sudah mentargetkan driver ojol.
Ia mengatakan peristiwa nekat itu bermula saat pelaku merasa risih ditagih oleh debt collector.
Sedangkan pelaku saat itu ternyata tidak memiliki uang.
"Jadi memang dia niat dari awal memang curas sasaran driver ojol. Ada yang datang memarahi pelaku, kemudian pelaku merasa risih karena hari Senin harus sudah membayar. Jadi sudah kepepet," ujar Ritantoko.
Walhasil BPU yang merasa kepepet akhirnya melakukan aksi nekat pembunuhan.
Ritantoko bilang, saat kejadian antara tersangka dan Anggy Darmiansyah (42) sempat bernegosiasi.
Baca Juga: Geger Penemuan Granat di Lapangan Voli Kawasan Banguntapan Bantul Yogyakarta
Korban menanyakan apa yang sebenarnya diminta oleh tersangka.
Kejadian ini justru membuat BPU panik hingga membabi buta menusuk korban.
"Saat itu korban dan pelaku ini sempat negosiasi, komunikasi, korban menanyakan 'maumu apa nanti saya tak kasih' tapi karena korban ada perlawanan dan pelaku panik sehingga membabi buta, dengan mengayunkan cutter dan pisau itu, awalnya hanya ancaman tapi korban melawan akhirnya terjadi perkelahian dan dilukai," jelasnya.
Akibatnya, korban mengalami luka sayatan pada lengan kanan, perut hingga 7 jarinya.