"Pengendara motor dirawat di Rumah Sakit Riski Amalia Temon. Sementara pemboncengnya dirujuk ke RSUD Wates," ujarnya.
Sarjoko melanjutkan, dari laka ini sopir mobil dinyatakan selamat tanpa luka.
Hanya saja, mobilnya mengalami kerusakan bemper depan pecah dan kap depan penyok.
"Sementara AS tidak mengalami luka, namun minibus yang ia kendarai mengalami kerusakan berupa bemper depan pecah dan kap depan penyok," ujarnya.
Di sisi lain, motor mengalami rusak pecah tebeng kanan, pecah body kanan, penyok velg depan dan pecah slebor depan.
"Untuk kerusakan sepeda motor yakni pecah tebeng kanan, pecah body kanan, penyok velg depan dan pecah slebor depan," sambung Sarjoko.
Adapun kerugian materil dari kecelakaan ini ditaksir sejumlah Rp2 juta.
"Kerugian ditaksir Rp 2 juta," pungkasnya.***