wisata

Mengenal Pasar Beringharjo Yogyakarta, Pusat Kegiatan Perekonomian Rakyat yang Didirikan pada Masa Pemerintahan Sultan Hamengku Buwono I

Selasa, 28 Oktober 2025 | 13:27 WIB
Pasar Beringharjo Yogyakarta surganya belanja bagi para wisatawan. (jogjacagar.jogjaprov.go.id)

Dari 18 kios tersebut, terdapat 2 kios paling ujung di utara dan selatan yang mengalami perubahan menjadi 2 lantai.

Baca Juga: 10 Bakso Enak di Kota Bogor Ini Layak jadi Destinasi Wisata Kulinermu, Ratingnya Tinggi, Harganya Ramah di Kantong

Deretan Los

Di Pasar Beringharjo ada 2 bangunan los pada sisi utara dan 2 bangunan los pada sisi selatan.

Masing-masing bangunan los terdiri atas 4 deret yang digunakan 2 muka saling membelakangi oleh pedagang.

Antara deret los terdapat selasar untuk alur pengunjung.

Setiap deret los memiliki 12 kolom, sehingga dalam satu bangunan los terdapat 48 kolom untuk menyangga atap beton.

Baca Juga: Berenang di Kolam Renang Tepi Sawah, HTM Rp 10 Ribu di Candramaya Pool and Resort Klaten, Bisa Lihat Pemandangan Gunung Merapi dan Merbabu

Keempat bangunan los bergaya Arsitektur Indis dengan denah empat persegi panjang ukuran 22 meter x 28,8 meter yang memiliki atap berbentuk pelana bertingkat tiga berbahan beton.

Struktur bangunan dengan konstruksi beton bertulang dengan jumlah total kolom di keempat bangunan los terdapat 192 buah yang masing-masing berukuran 20 centimeter x 25 centimeter.

Ketinggian lantai los antara 18-30 centimeter dari lantai pasar dan menggunakan penutup berupa ubin abu-abu berukuran 20 x 20 centimeter.

Baca Juga: The Honduras Wisata Air Anyar di Klaten Jawa Tengah, Gandeng Warga dan UMKM Lokal Tingkatkan Perekonomian

Pasar Beringharjo Yogyakarta surganya belanja bagi para wisatawan. (jogjacagar.jogjaprov.go.id)

Sate Kere, Kuliner Legendaris di Pasar Beringharjo

Salah satu kuliner legendaris yang dijual di Pasar Beringharjo adalah sate kere.

Halaman:

Tags

Terkini