PORTALOKA.ID - Jalan-jalan ke Kota Yogyakarta kurang lengkap rasanya kalau enggak belanja di Pasar Beringharjo.
Yup, Pasar Beringharjo jadi surganya belanja bagi para wisatawan.
Pasar Beringharjo didirikan pada masa pemerintahan Sultan Hamengku Buwono I.
Pasar ini jadi pusat kegiatan perekonomian untuk rakyat.
Baca Juga: 5 Wisata Hits Dekat Malioboro Yogyakarta, Ada Pasar Beringharjo hingga Taman Pintar Yogyakarta
Tak hanya itu, Pasar Beringharjo juga sebagai komponen utama kelengkapan kota sebagai ibukota saat itu, yang terdiri atas alun-alun, kompleks keraton, masjid Gedhe, dan pasar.
Pasar Beringharjo berada di utara kompleks keraton, tepat di area utara dari Benteng Vredeburg.
Dahulu kala, Pasar Beringharjo dikenal dengan nama Pasar Gedhe.
Pergantian nama menjadi Pasar Beringharjo terjadi saat Sultan Hamengku Buwono VIII.
Nama Beringharjo diambil dari kata 'bring' dan 'harjo.
Nama tersebut juga berdasarkan lokasi pasar yang awalnya merupakan hutan Beringan.
Saat ini, jalan di selatan Pasar Beringharjo dinamakan Jalan Pabringan untuk mengingatkan pada sejarah lokasi pasar.
Sementara harjo berarti aman dan tentram.