khazanah

Marhaban Ya Ramadhan, Inilah Niat Puasa Ramadhan Lengkap dengan Tata Cara dan Dalilnya

Kamis, 6 Februari 2025 | 21:58 WIB
Ilustrasi - Tata cara, niat dan syarat wajib puasa Ramadhan (Freepik/rawpixel.com)

Adapun kewajiban melaksanakan puasa Ramadhan berdasarkan firman Allah SWT dalam Al Quran surat Al Baqarah ayat 183.

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ

Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa, sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu, agar kamu bertakwa." (QS Al-Baqarah ayat 183).

Baca Juga: 20 Kata-Kata Mutiara Sambut Ramadhan 2025/1446 Hijriah, Ekspresikan Kegembiraan Menyambut Bulan Suci

Dalam surat Al-Baqarah ayat 185 Allah SWT juga berfirman:

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيْٓ اُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْاٰنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنٰتٍ مِّنَ الْهُدٰى وَالْفُرْقَانِۚ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۗ وَمَنْ كَانَ مَرِيْضًا اَوْ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ اَيَّامٍ اُخَرَ ۗ يُرِيْدُ اللّٰهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيْدُ بِكُمُ الْعُسْرَ ۖ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللّٰهَ عَلٰى مَا هَدٰىكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ

Artinya: "Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur'an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan yang batil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu ada di bulan itu, maka berpuasalah. Dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (dia tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, agar kamu bersyukur." (QS Al-Baqarah ayat 185).

Baca Juga: Sambut Bulan Suci Ramadhan, Tradisi Pasar Dandangan Kudus Kembali Dibuka pada Tahun 2025, Cek Jadwalnya!

Selain kedua ayat Al Quran tersebut, dalil puasa Ramadhan juga berdasarkan hadits yang diriwayatkan Imam Turmudzi dan Imam Muslim.

عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَبْدِ اللهِ بْنِ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا قَالَ : سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله وسلم يَقُوْلُ : بُنِيَ اْلإِسْلاَمُ عَلَى خَمْسٍ : شَهَادَةُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّداً رَسُوْلُ اللهِ وَإِقَامُ الصَّلاَةِ وَإِيْتَاءُ الزَّكَاةِ وَحَجُّ الْبَيْتِ وَصَوْمُ رَمَضَانَ

Artinya: "Dari Abi Abdurrahman, yaitu Abdullah Ibn Umar Ibn Khattab ra, berkata: saya mendengar Rasulullah saw bersabda: Islam didirikan dengan lima hal, yaitu persaksian tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya, didirikannya shalat, dikeluarkannya zakat, dikerjakannya haji di Baitullah (Ka’bah), dan dikerjakannya puasa di bulan Ramadhan." (Hadits Shahih, riwayat al-Bukhari (7) dan Muslim (19).

Baca Juga: Panduan Lengkap Puasa Nisfu Syaban 2025: Tanggal, Niat, hingga Keutamaannya

Tata Cara Puasa Ramadhan

Sebelum melaksanakan puasa Ramadhan, hendaknya seorang muslim mengetahui terlebih dahulu tata cara serta niat.

Hal ini penting agar ibadah puasa yang dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan.

Puasa dilaksanakan setiap hari selama bulan Ramadhan, mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari.

Selama menjalankan puasa, kita dilarang melakukan berbagai hal yang dapat membatalkan puasa.

Halaman:

Tags

Terkini