Artinya: “Diriwayatkan dari Ibnu Abbas ra dengan status marfu (Rasulullâh bersabda): ‘Puasalah kalian pada hari Asyura dan bedakan dengan kaum Yahudi, puasalah kalian sehari sebelum atau sesudahnya’.” (HR Ahmad)
Baca Juga: Resep Ayam Teriyaki Gurih Manis, Cocok Jadi Menu Rumahan Sederhana, Mudah Diikuti Pemula
Niat Puasa Tasu'a dan Puasa Asyura
Tata cara puasa Tasu'a dan puasa Asyura sama seperti puasa sunnah lainnya.
Diawali dengan niat, kemudian menahan diri dari segala hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.
Adapun bacaan niatnya yaitu sebagai berikut.
Baca Juga: Gak Diterima di Sekolah Negeri? Deretan SMK Swasta di Ciamis Ini Bisa Jadi Pilihan PPDB 2024
- Niat Puasa Tasu'a
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ التَا سُوعَاء لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnatit Tasu‘a lillahi ta‘ala.
Artinya: “Aku berniat puasa sunah Tasu‘a esok hari karena Allah SWT.”
- Niat Puasa Asyura
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ ِعَا شُورَاء لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnatil asyura lillahi ta‘ala.
Artinya: “Aku berniat puasa sunah Asyura esok hari karena Allah SWT.”