khazanah

Mana yang Didahulukan, Mengganti Utang Puasa Ramadhan atau Puasa 6 Hari Syawal?

Senin, 31 Maret 2025 | 13:20 WIB
Ilustrasi - Penjelasan mana yang didahulukan antara mengqadha puasa Ramadhan dengan puasa sunnah 6 hari bulan Syawal (Freepik/freepik)

PORTALOKA.ID - Sholat Idul Fitri menandai selesainya Ramadhan dan memasuki bulan Syawal.

Di bulan Syawal ini, umat Islam masih bisa melanjutkan berpuasa, yakni puasa sunnah 6 hari.

Puasa sunnah 6 hari di bulan Syawal ini merupakan anjuran dari sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Muslim.

“Barangsiapa puasa Ramadhan, kemudian ia sertakan dengan puasa enam hari dari bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa setahun penuh,” (HR Muslim).

Baca Juga: Taqabbalallahu Minna Wa Minkum Tulisan Arab dan Terjemahan serta Keutamaannya, Cocok untuk Kartu Ucapan Idul Fitri

Puasa sunnah Syawal ini bisa dilakukan berturut-turut atau terpisah selama di bulan Syawal.

Lalu, bagaimana pelaksanaannya apabila kita memiliki hutang puasa Ramadhan?

Apakah mengganti puasa Ramadhan lebih dahulu atau puasa Syawal lebih dahulu?

Baca Juga: 20 kata-kata untuk Kartu Ucapan Selamat Lebaran Hari Raya Idul Fitri 2025, Cocok Dikirim ke Teman dan Keluarga

Mengganti Puasa Ramadhan Lebih Dahulu

Mengganti puasa Ramadhan atau mengqadha puasa dilakukan lebih dulu dibanding puasa Syawal.

Ini bisa dilakukan oleh orang-orang yang kuat dalam menjalankan puasa, seperti yang saat Ramadhan sedang haid, sakit yang sudah sembuh, dan musafir.

Pandangan ini berdasarkan pada keyakinan bahwa amalan sunnah tidak diterima jika kewajibannya belum diselesaikan, mengingat puasa Ramadhan adalah ibadah wajib.

Baca Juga: 30 Link Download Twibbon Idul Fitri 2025-1446 H, Desain Kekinian Buat Foto Profil Medsos dan Status WhatsApp

Halaman:

Tags

Terkini