PORTALOKA.ID - Salah satu ibadah yang dianjurkan pada bulan Ramadhan adalah sholat tarawih.
Sholat sunnah ini termasuk istimewa karena hanya dilakukan pada bulan Ramadhan.
Dalam pelaksanaannya ada yang mengerjakan sholat tarawih sebanyak 20 rakaat, ada juga yang 8 rakaat.
Masing-masing dari mereka memiliki dalil yang menjadi acuan.
Setelah sholat tarawih dilanjutkan dengan sholat witir yang memiliki rakaat ganjil.
Mayoritas muslim di Indonesia melaksanakan sholat witir sebanyak 3 rakaat.
Tapi, pernahkah kamu memperhatikan surat yang dibaca oleh imam saat sholat witir?
Bacaan dalam shalat witir biasanya adalah di rakaat pertama dengan membaca Al A’la, rakaat kedua membaca Al Kafirun, dan rakaat ketiga membaca Al Ikhlas.
Ada perbedaan di kalangan ulama mengenai bacaan shalat witir ini, khususnya pada bacaan di rakaat ketiga.
Mengutip dari laman resmi Nahdlatul Ulama atau NU, para ulama Syafi’iyyah dan Hanabilah sepakat bahwa yang disunnahkan dibaca pada dua rakaat awal shalat witir adalah surat al-A’la di rakaat pertama dan al-Kafirun di rakaat kedua.
Untuk rakaat terakhir, ulama Syafi'iyyah berpendapat untuk membaca surat al-Ikhlas beserta al-Mu’awwidzatain.
Mu’awwidzatain merupakan sebutan untuk dua surat terakhir di al-Quran, yakni al-Falaq dan an-Nas.