berita

Ratusan Santrinya Diduga Keracunan MBG, Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo Bantah Dapur Internal jadi Pemicu

Rabu, 2 September 2026 | 15:17 WIB
Santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo diduga keracunan MBG (Ist)

PORTALOKA.ID - Pondok Pesantren (Ponpes) Manbaul Hikam, Sidoarjo, Jawa Timur, buka suara mengenai kasus dugaan keracunan pada santri usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG).

Insiden ini menyita perhatian masyarakat karena kasus dugaan keracunan yang masih berulang hingga membuat banyak penerima manfaat menjadi korban.

Media sosial ramai dengan beragam unggahan video yang menunjukkan proses evakuasi para santri dari Ponpes menuju rumah sakit untuk menjalani perawatan medis.

Selain itu, muncul kabar bahwa insiden keracunan ini bahkan menelan korban jiwa, tapi hal tersebut langsung mendapat bantahan tegas dari pihak ponpes.

Baca Juga: Elektabilitas KDM Lampaui Prabowo, Akankah Loyalitasnya Bertahan hingga 2029?

Sebagian Besar Santri Sudah Boleh Pulang, Tak Ada Korban Jiwa

Kasus dugaan keracunan makanan MBG di Ponpes Manbaul Hikam terjadi pada Selasa, 1 September 2026 dengan korban sekitar 500 santri.

Para santri tersebut kemudian dirawat di 8 rumah sakit yang ada di Sidoarjo, yakni RSUD Notopuro Sidoarjo, RS Siti Hajar, RSU Aisyiyah Siti Fatimah, RS Delta Surya, RS Pusura, RS Pusdik Bhayangkara Porong, RS Arafah Anwar Medika, dan RS Anwar Medika.

Pihak Ponpes Manba'ul Hikam mengungkapkan bahwa para santri telah mendapat penanganan yang baik.

“Sebagian besar dari mereka bahkan sudah kembali ke pondok pesantren dalam kondisi yang sehat dan stabil, sementara beberapa lainnya masih dalam pemantauan pemulihan akhir,” ungkap pihak Ponpes Manba’ul Hikam dalam keterangan yang dirilis melalui akun Instagram @mahikasidoarjo pada Rabu, 2 September 2026.

Baca Juga: 293 Santri Ponpes Manbhaul Hikam Sidoarjo Diduga Keracunan MBG, Bermula saat Jam Makan Siang

Bantahan mengenai ada santri yang meninggal dunia karena dugaan keracunan ini juga dibantah dalam pernyataan tersebut.

“Informasi miring yang beredar di luar, adalah kabar bohong mengenai adanya korban jiwa,” lanjutnya.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Bupati Sidoarjo, Subandi kepada awak media saat menjenguk santri di salah satu rumah sakit.

Halaman:

Tags

Terkini